Anda Seorang Freelance, Mau Tahu Bagaimana Mengatur Keuangannya ?

27 Mar 2017

Freelancer

Freelancer merupakan sebutan untuk orang yang bekerja secara lepas waktu, ini berarti orang tersebut hanya bekerja ketika ada tawaran pekerjaan dan mempunyai kebebasan waktu dan menjadi bos atas diri mereka sendiri. Salah satu kerugian menjadi freelancer adalah tawaran pekerjaan yang tidak menentu, sehingga penghasilan yang mereka dapatkan juga tidak stabil. Tentunya sulit bagi seorang freelancer untuk mengatur keuangan mereka.

[Baca Juga: Apa Saja 5 Kesalahan Terbesar yang Dilakukan oleh Freelancer?]

 

Cara Mengatur Keuangan untuk Freelancer

Berikut adalah 5 rahasia keuangan untuk freelancer sehingga pada saat Anda tidak mendapatkan proyek, kebutuhan Anda akan tetap terpenuhi.

 

Rahasia #1: Miliki Rekening Berbeda untuk Bisnis

Salah satu cara untuk mengatur keuangan Anda adalah dengan memisahkan uang hasil kerja Anda dengan uang pribadi Anda. Anda dapat membuat rekening terpisah, satu untuk pemenuhan kebutuhan Anda dan yang satu lagi adalah untuk rekening bisnis, seperti untuk dana darurat, dana tabungan dan pengeluaran bisnis Anda.

 

Rahasia #2: Siapkan Dana Darurat

Kejadian darurat seperti kecelakaan atau sakit adalah suatu kejadian yang membutuhkan dana. Tentunya, jika Anda tidak memiliki pos dana darurat, Anda harus mengeluarkan uang dari rekening pribadi maupun rekening bisnis Anda. Anda dapat mempersiapkan dana tersebut dalam bentuk tabungan.

Selain itu, sebagai dana untuk kejadian darurat, freelancer harus memiliki dana simpanan yang akan digunakan jikalau tawaran proyek sedang sepi. Ini merupakan kerugian menjadi freelancer, penghasilan yang tidak menentu. Dengan dana ini, Anda akan terlindungi, tidak hanya pada saat sulit mendapatkan pekerjaan, tetapi juga dari pekerjaan yang tidak ingin Anda lakukan hanya karena uang.

[Baca Juga: Para Freelancer: Ketahui Cara Hitung Dana Darurat yang Anda Butuhkan]

 

Idealnya, jumlah dana yang harus dipisahkan harus cukup untuk memenuhi kebutuhan Anda sebanyak 6 bulan ke depan, walaupun jumlah ini dapat berubah dan disesuaikan dengan situasi pribadi Anda.

 

Rahasia #3: Menyusun Anggaran

Pada saat seseorang menjadi freelancer, biasanya harga yang dikenakan oleh mereka terlalu rendah karena mereka gagal memasukkan seluruh komponen biaya hidup yang mereka perlukan. Seharusnya Anda dapat mengenakan biaya yang cukup tinggi sehingga Anda dapat memenuhi kebutuhan pribadi Anda, berikut adalah biaya yang perlu Anda perhatikan:

Tabungan

Anda harus menyusun anggaran yang memasukkan komponen tabungan di dalamnya. Kenakan biaya secukupnya sehingga Anda dapat menyisihkan sebagian uang untuk pembelanjaan yang Anda inginkan di masa depan.

Asuransi

Walaupun Anda masih muda, Anda tidakBOLEH bersikap acuh dengan pentingnya asuransi. Selain sebagai perlindungan diri, asuransi juga dapat melindungi Anda dari kebutuhan dana jikalau terjadi situasi dimana Anda sudah tidak dapat bekerja dan Anda tidak memiliki penghasilan. Oleh karena itu, penting untuk memasukkan komponen biaya asuransi, baik asuransi kesehatan maupun asuransi jiwa pada saat perhitungan anggaran Anda.

[Baca Juga: Pentingnya Asuransi Jiwa dan Asuransi Kesehatan untuk Freelancer]

 

Dana pensiun

Semakin dini Anda mempersiapkan dana pensiun, maka semakin banyak pula jumlah dana yang dapat Anda kumpulkan. Mungkin Anda tidak ingin pensiun di usia 40 tahun, tetapi Anda membutuhkan dana untuk keperluan Anda di usia 55 atau 60 tahun, pada usia dimana Anda sudah tidak produktif. Untuk itu, kenakan biaya sehingga dana tersebut cukup untuk dipisahkan untuk dana pensiun.

 

[Baca Juga: Cara Kelola Keuangan Freelancer yang Penghasilan Bulanan Tidak Tetap]

 

Rahasia #4: Bayar Diri Anda Secara Teratur

Walaupun bekerja sebagai freelance berarti Anda mendapatkan penghasilan yang tidak menentu, Anda dapat menghadiahi diri Anda dengan gaji yang konsisten. Hal ini dapat membantu mengurangi stres Anda dan memudahkan Anda dalam mengatur anggaran untuk bulanan.

Agar konsisten, hitunglah keseluruhan penghasilan Anda selama tahun lalu kemudian bagilah dengan 12 (12 bulan atau 1 tahun), dan angka ini akan menunjukkan gaji yang dapat Anda terima per bulan. Jika Anda adalah freelance baru, maka Anda dapat mengambil pengeluaran Anda selama tahun lalu dan membaginya dengan 12 dan jumlah tersebut merupakan jumlah minimal yang harus Anda dapatkan setiap bulannya.

Hindari keinginan untuk mengembalikan uang tersebut ke dalam rekening bisnis Anda. Selain agar Anda dapat lebih tenang karena keuangan yang lebih stabil, Anda pun dapat mengetahui seberapa baik freelance Anda dengan memberikan diri Anda sendiri gaji secara teratur.

 

Rahasia #5: Carilah Proyek yang Berbeda

Walaupun lebih stabil untuk mendapatkan pekerjaan konsisten dari 1 pelanggan, tetapi dengan terus menerus melakukan ini, Anda akan terlalu bergantung pada proyek tersebut. Sebaiknya, carilah pelanggan yang berbeda dan beragam, sehingga reputasi Anda akan terkenal dimata banyak konsumen. Jika sesuatu terjadi yang mengakibatkan Anda kehilangan proyek pada 1 pelanggan, Anda tidak akan stres memikirkan jalan keluarnya.

[Baca Juga: Freelancer dan Agen Asuransi: Awal Tahun, Waktu yang Tepat Merencanakan Keuangan]

 

 

sumber :

 


TAGS freelance perencanaan keuangan keuangan bisnis


-

Author

Rahmiun
@rahmiun

Follow Me