8 Cara Untuk Mempersiapkan Dana Darurat

30 Mar 2017

Salah satu hal terpenting ketika mengatur keuangan adalah memikirkan kebutuhan untuk masa depan. Kenapa masa depan? Karena di masa yang akan datang kita tidak pernah tahu apa dan bagaimana masalah yang akan dihadapi.

Masalah ini biasanya berkaitan dengan soal kesehatan, pendidikan, dan jaminan hari tua. Jika kita tidak memiliki dana lain yang kita simpan untuk masa depan dan hanya memikirkan masa sekarang, bukan tidak mungkin di masa yang akan datang kita bisa terlilit masalah keuangan yang pelik dan rumit.

Nah, jika Anda termasuk orang yang peduli dengan kondisi keuangan di masa yang akan datang, pastikan Anda memiliki dana darurat yang bisa digunakan saat kita benar-benar membutuhkan uang.

[Baca juga : Temukan Cara Bekerja Sama Dengan Pasangan dalam Berwirausaha]

 

Lalu bagaimana cara mempersiapkan dana darurat di masa sekarang untuk masa depan? Berikut adalah 10 cara sederhana untuk mempersiapkan dana darurat, di antaranya:

 

#1 Jangan Menunda

Semuda apapun umur, menyiapkan dana darurat adalah hal yang harus dilakukan kapanpun kita siap dan mampu. Di masa yang akan datang kita tidak bisa memprediksi bagaimana kondisi keuangan, meskipun saat ini kondisi keuangan terlihat sehat dan lapang belum tentu nanti kita memiliki kondisi yang serupa.

Bersiaplah untuk hal yang terburuk dalam hidup kita, persiapkan dana darurat sejak dini begitu kita mampu dan mau sebelum terlambat.

 

#2 Catat Setiap Pendapatan dan Pengeluaran dengan Baik

Agar dapat menentukan anggaran untuk menyimpan dana darurat, Anda harus tahu terlebih dahulu berapa kisaran pendapatan dan pengeluaran dalam 1 bulan.

Jika sudah mengetahui berapa pastinya pendapatan dan pengeluaran per bulan, Anda akan dapat menetukan berapa persen uang masuk yang harus disisihkan untuk dana darurat. Idealnya, paling tidak setiap bulan Anda harus menyisihkan sekitar 10-20% dari penghasilan untuk disimpan sebagai dana darurat.

 [Baca juga : Investasi Obligasi, Apa Saja Keuntungannya? dan Bagaimana Cara Membelinya?]

 

 

#3 Anggap Dana Darurat Sebagai Utang

Jika suatu kondisi membuat kita menggunakan dana darurat, anggap uang yang kita gunakan itu sebagai utang. Dengan menganggap dana darurat sebagai utang yang harus dikembalikan, secara otomatis kita akan berusaha untuk tidak bersikap seenaknya dalam menggunakan dana tersebut.

Agar dana darurat tidak terpakai, simpan dana darurat di rekening lain selain rekening yang biasanya digunakan. Sisihkan uang dari rekening utama Anda setiap bulannya untuk mengisi rekening dana darurat yang disiapkan untuk masa depan.

 

#4 Kurangi Pengeluaran Konsumtif

Agar anggaran dana darurat yang disiapkan tidak berkurang dan semakin banyak, kurangi pengeluaran konsumtif yang tidak diperlukan. Berusahalah untuk hidup lebih sederhana dengan membeli barang-barang yang benar-benar dibutuhkan.

 

#5 Sisihkan Mulai dari Uang Receh

Menyisihkan uang untuk disimpan sebagai dana darurat tidak harus dari penghasilan saja. Anda juga dapat menyisihkan uang dari bonus, tunjangan, insentif, atau bahkan dari kembalian belanja dan parkir yang biasanya berbentuk receh.

[Baca juga :  Inilah Rahasia-rahasia seorang Miliarder Wirausaha untuk Mencapai Kekayaan]

 

#6 Dispilin Dalam Penggunaan Kartu ATM

Tanamkan dalam pikiran kita bahwa ATM bukanlah dompet. Gunakan ATM hanya saat kita benar-benar ingin melakukan transaksi keuangan lewat mesin seperti transfer atau membayar tagihan bulanan. Pakai ATM hanya ketika kita membutuhkan dana dalam waktu yang cepat.

 

#7 Evaluasi Keuangan Pribadi Setiap Tahun

Evaluasi diperlukan agar kita tahu berapa dana yang bisa disisihkan untuk keperluan darurat. Apakah nilainya bertambah atau berkurang? Hal ini memang harus dilakukan karena setiap tahun kondisi keuangan kita pasti memiliki perubahan.

Jika pendapatan meningkat, maka evaluasi akan membuat kita merevisi dana yang disisihkan untuk keperluan darurat dan menambah nominalnya sehingga dana darurat bisa terkumpul lebih banyak.

 

#8 Menyimpan Dana Darurat Dalam Bentuk Perhiasan

Salah satu cara mudah untuk memiliki dana darurat adalah dengan membeli perhiasan emas atau berlian. Nilai perhiasan emas atau berlian yang cenderung stabil tentu dapat memberikan keuntungan tersendiri.

Jika suatu saat kita dihadapkan pada kondisi darurat yang membutuhkan dana besar, perhiasan tersebut dapat dijual dan menghasilkan uang yang mampu membiayai kebutuhan kita.Selain praktis, perhiasan juga bisa kita gunakan sehari-sehari sebagai pelengkap penampilan untuk meningkatkan rasa percaya diri.

 

Sumber Referensi dan Gambar :

Temukan Cara Bekerja Sama Dengan Pasangan dalam Berwirausaha
Temukan Cara Bekerja Sama Dengan Pasangan dalam Berwirausaha
Investasi Obligasi, Apa Saja Keuntungannya? dan Bagaimana Cara Membelinya?
Investasi Obligasi, Apa Saja Keuntungannya? dan Bagaimana Cara Membelinya?
Investasi Obligasi, Apa Saja Keuntungannya? dan Bagaimana Cara Membelinya?
Investasi Obligasi, Apa Saja Keuntungannya? dan Bagaimana Cara Membelinya?
Investasi Obligasi, Apa Saja Keuntungannya? dan Bagaimana Cara Membelinya?
Investasi Obligasi, Apa Saja Keuntungannya? dan Bagaimana Cara Membelinya?


TAGS dana darurat ekonomi perencanaan keuangan


-

Author

Rahmiun
@rahmiun

Follow Me